Buleleng, 27 Februari 2025 – Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Buleleng, Made Supartawan, bersama dengan Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas P2KBP3A, Kepala Dinas Sosial, dan Kepala Bappeda menghadiri rapat koordinasi penurunan stunting pada Kamis, 27 Februari 2025. Rapat ini digelar di Rumah Jabatan Bupati atas inisiasi dari Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Buleleng, Ny. Wardhany Sutjidra.
Dalam arahannya, Ny. Wardhany Sutjidra menekankan pentingnya menyamakan data stunting di Kabupaten Buleleng serta menyelaraskan persepsi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam upaya menurunkan angka stunting. Beberapa hal utama yang menjadi perhatian dalam rapat ini antara lain:
1. Rendahnya angka kehadiran sasaran di Posyandu.
2. Legalitas bidan desa yang diangkat oleh masing-masing desa.
3. Program yang diperlukan untuk mempercepat penurunan stunting.
4. Pemanfaatan dana Corporate Social Responsibility (CSR) mengingat keterbatasan anggaran APBD.
Sementara itu, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Buleleng, Ny. Hermawati Supriatna, menegaskan bahwa kolaborasi lintas OPD sangat diperlukan agar target penurunan stunting dapat tercapai secara nyata. Ia juga menekankan pentingnya memastikan bahwa data yang digunakan benar-benar riil dan sesuai dengan kondisi di lapangan.
Dalam forum ini, masing-masing OPD juga memaparkan berbagai kendala yang dihadapi dalam program penurunan stunting. Masukan tersebut akan menjadi dasar dalam penyusunan program kerja ke depan guna meningkatkan efektivitas intervensi dan strategi penanganan stunting di Kabupaten Buleleng.