Buleleng, 19 Maret 2025 – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Buleleng, diwakili oleh Staf Bidang Pemerintahan Desa, Kadek Desi Ariani, mengikuti Rapat Koordinasi Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber di Desa/Kelurahan dan Desa Adat yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting.
Rapat ini dibuka oleh Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali, yang menekankan bahwa penuntasan permasalahan sampah merupakan program pemerintah super prioritas yang mendesak. Salah satu dampak dari meningkatnya volume sampah adalah menurunnya kunjungan wisatawan, selain permasalahan kemacetan.
Dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Dinas PMDDUKCAPIL Provinsi Bali menyampaikan bahwa anggaran untuk pengelolaan sampah di masing-masing desa telah tersedia dalam sub-bidang 2. Sementara itu, Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali menegaskan pentingnya sinergi antara desa adat dan desa dinas melalui penyusunan pararem dan peraturan desa (Perdes) guna mempercepat pengolahan sampah. Hingga akhir Desember, target pengolahan sampah harus mencapai 50%, meningkat dari angka saat ini yang masih 32%, dengan tambahan target 12,5% setiap tahunnya.
Sebagai tindak lanjut, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali berencana bekerja sama dengan Dinas Kominfo untuk menilai kinerja desa dinas dan desa adat dalam pengelolaan sampah. Selain itu, akan diadakan pertemuan tingkat kabupaten/kota yang mengundang desa dinas dan desa adat guna membahas sistem pengolahan dan daur ulang sampah secara lebih efektif.